Purwakart, Kamis (30/07/2026) - Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan menjaga produktivitas pertanian, Babinsa Desa Cibodas Koramil 1907/Bungursari Kodim 0619/Purwakarta, Sertu Ujang M Jamil, melaksanakan pendampingan kegiatan Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Hama Wereng Cokelat bersama Petugas Penyuluh Pertanian (PPL), Petugas OPT, dan para petani di Desa Cibodas, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengendalikan populasi hama wereng cokelat yang berpotensi menurunkan hasil panen padi apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Melalui sinergi antara Babinsa, penyuluh pertanian, petugas OPT, dan kelompok tani, diharapkan upaya pengendalian dapat berjalan efektif sehingga tanaman padi tetap tumbuh optimal dan produktivitas pertanian masyarakat dapat terjaga.
Dalam pelaksanaannya, para petani mendapatkan pendampingan teknis mengenai cara pengendalian hama yang sesuai dengan rekomendasi, sehingga penggunaan metode pengendalian dapat dilakukan secara tepat sasaran dan ramah terhadap lingkungan.
Kutipan Langsung Penyuluh Pertanian, Bapak Ade Gumilar:
"Gerakan pengendalian hama wereng cokelat ini merupakan langkah penting untuk menekan perkembangan populasi hama sejak dini. Kami mengajak seluruh petani agar terus melakukan pengamatan rutin di lahan sehingga serangan hama dapat segera ditangani."
Kutipan Langsung Petugas OPT, Bapak Agam Kurniawan:
"Pengendalian yang dilakukan secara bersama-sama akan memberikan hasil yang lebih efektif dibandingkan dilakukan secara sendiri-sendiri. Kami berharap petani mengikuti anjuran teknis agar tanaman padi tetap sehat dan hasil panen optimal."
Kutipan Langsung Ketua Kelompok Tani Saluyu, Bah Amo:
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa, penyuluh pertanian, dan petugas OPT yang terus mendampingi petani. Pendampingan seperti ini sangat membantu kami dalam menjaga tanaman padi dari serangan wereng cokelat."
Kutipan Langsung Babinsa Desa Cibodas, Sertu Ujang M Jamil:
"Babinsa akan terus hadir mendampingi para petani dalam setiap kegiatan pertanian sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan. Sinergi antara TNI, pemerintah, dan petani menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga hasil pertanian masyarakat."
Kutipan Langsung Danramil 1907/Bungursari, Kapt. Arm. Safriadil:
"Pendampingan Babinsa kepada petani merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui kerja sama yang baik antara seluruh pihak, diharapkan hasil pertanian tetap terjaga dan kesejahteraan petani semakin meningkat."(PERS)

Sucipto..