Purwakarta, 25 Juli 2026 - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Cibodas Koramil 1907/Bungursari Kodim 0619/Purwakarta, Sertu Ujang M Jamil, melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian di wilayah binaannya pada Sabtu (25/07/2026) pukul 09.30 WIB, bertempat di lahan persawahan Gapoktan Metro, Desa Cibodas, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Pendampingan dilakukan bersama Penyuluh Pertanian Bapak Ade Gumilar, Ketua Gapoktan Bapak Safdy, serta 15 orang anggota Gapoktan Metro. Tanaman yang dipantau merupakan padi varietas Inpari 32 dengan usia tanam 54 hari pada lahan seluas 4 hektare.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa melaksanakan pengecekan kondisi lahan persawahan serta memastikan ketersediaan air irigasi guna mendukung pertumbuhan tanaman padi agar tetap optimal hingga masa panen.
Berdasarkan rekapitulasi lahan, target garapan Gapoktan Metro mencapai 5 hektare, dengan 4 hektare di antaranya telah selesai diolah. Pendampingan yang dilakukan Babinsa menjadi bagian dari upaya TNI AD dalam memberikan motivasi dan dukungan kepada petani guna meningkatkan produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah.
Kehadiran Babinsa di tengah para petani diharapkan mampu mempererat sinergi antara TNI, penyuluh pertanian, dan kelompok tani sehingga program swasembada pangan dapat tercapai secara berkelanjutan.
Kutipan Langsung
Sertu Ujang M Jamil (Babinsa Desa Cibodas):
"Kami akan terus mendampingi para petani mulai dari proses pengolahan lahan hingga panen. Melalui pendampingan ini, kami berharap hasil panen semakin meningkat dan mampu mendukung ketahanan pangan nasional."
Kapt. Arm. Safriadil (Danramil 1907/Bungursari):
"Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi para petani. Pendampingan ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani."
Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., M.I.P. (Dandim 0619/Purwakarta):
"Kodim 0619/Purwakarta akan terus mengoptimalkan peran Babinsa dalam mendukung sektor pertanian. Sinergi dengan petani dan penyuluh menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan."(PERS)

1907Sunaryo